PEMBERIAN TMT DAN BMT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KAB. KUPANG

   
Berita Stunting Kab.Kupang    2022-12-03  19:58:40

gambar

Berlokasi di Puskesmas Oekabiti Desa Nonbes Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang, Kamis (1/12/2022), Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Kesehatan menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (TMT) untuk bayi balita dan Bantuan Makanan Tambahan (BMT) untuk ibu hamil  sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting.
Kadis Kesehatan Robert Amheka yang didampingi Kadis Dukcapil Yulius Taklal dan Kadis Perikanan Jackson Baok, mengatakan kita bangga dengan kondisi stunting di Kabupaten Kupang saat ini yaitu masuk dalam Penanganan Terpadu dari 24 % turun menjadi 19,88 % tapi kita tidak boleh lengah, puas diri, harus tetap berusaha supaya presentasi semakin naik. 
Lebih lanjut dijelaskannya, Pemerintah Pusat telah memberikan bantuan berupa Makanan Tambahan (TMT) untuk 5 Kabupaten/Kota di NTT, salah satunya Kabupaten Kupang karena atas kerja keras kita sehingga proposal yang diajukan terjawab. Anggaran BMT diberikan kurang lebih untuk 900 orang dengan besarannya 1 milyard tiga ratusan juta dan TMT untuk bayi balita sebanyak 3000 anak stunting dengan anggarannya kurang lebih 4 milyard yang tersebar di 27 Puskesmas, karena itu tolong diperhatikan supaya bantuan ini tepat sasaran, tegasnya.
Pinta Beliau  setelah kegiatan ini foto dari anak-anak segera ada dimejanya. Ia berharap di tahun 2045 dari 109 anak ini ada yang jadi orang hebat, kalau bisa ada yang jadi calon Bupati
Sementara Kepala Desa Nonbes dalam sambutannya selalu menegaskan bahwa untuk menangani stunting butuh kesadaran dari kita semua karena merupakan hal yang sangat prinsip untuk ditangani bersama.
Dalam kegiatan ini juga diadakan demo cara pembuatan atau mencampur susu Lactogen dan Dancow. Makan tambahan ini yang nantinya diberikan rutin untuk bayi dan balita masing – masing  3 dos ukuran 350 gram dan harus dihabiskan selama dua pekan.
Kegiatan selanjutnya, rombongan meninjau langsung pemberian Bantuan Makanan Tambahan (BMT) untuk ibu hamil oleh kader posyandu. Dalam kesempatan tersebut ketua kader posyandu Sofia Ataupah menjelaskan, pemberian makanan tambahan sesuai menu yang sudah ditentukan dan diberikan rutin di siang hari selama 90 hari.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Kapolsek Amarasi, Sekcam Amarasi, Kepala Desa Nonbes, Kapus Oekabiti dan jajarannya, dan masyarakat. 

Sumber : Dinas Kominfo Kab. Kupang