Wabup Kupang Akui Ekonomi Daerah Sedang Sulit, Musrenbang Fokus Ketahanan Pangan
Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki mengakui kondisi ekonomi daerah saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya mendorong pembangunan dengan memprioritaskan sektor ketahanan pangan dan peningkatan aksesibilitas wilayah.
Hal tersebut disampaikan saat menutup kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 tingkat Kecamatan Fatuleu Tengah yang berlangsung di Gereja Imanuel Nonbaun, Jumat (6/3).
Wabup Aurum menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam Musrenbang akan menjadi dasar penyusunan prioritas pembangunan daerah ke depan.
“Hasil Musrenbang ini akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan RKPD tahun 2027 yang selaras dengan RPJMD 2025–2029 serta target SDGs nasional. Fokus kita pada 2026 adalah memperkuat ketahanan pangan dan aksesibilitas wilayah,” ujarnya.
Ia juga secara terbuka mengakui bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi keterbatasan anggaran di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
“Saya mengerti kondisi kita. Pemerintah pun saat ini sedang pusing menghadapi situasi ekonomi yang sulit. Fenomena ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Kupang, tetapi juga dirasakan hingga tingkat pusat,” katanya di hadapan warga dan para pemangku kepentingan.
Meski demikian, Aurum menegaskan bahwa tantangan tersebut tidak boleh melemahkan semangat pembangunan daerah. Menurutnya, perubahan besar harus dimulai dari kesadaran dan kemauan bersama untuk bergotong royong.
#KabupatenKupangEMAS Anda Suka Berita ini ?