Penandatanganan MoU dan PKS Integrasi Data PBB-P2 Kab. Kupang serta Launching Pembayaran PBB-P2 Kab

   Penandatangan Mou dan PKS Integrasi Data PBB-P2 Kab. Kupang
Berita/News    2020-09-18  11:39:58

gambar

Bertempat di Aula Kantor Bupati Kupang, Jumat, 4 September 2020 .

Bupati Kupang Drs. Korinus Masneno bersama Wakil Bupati Kupang Jery Manafe,SH,M.Th, Sekda Kab. Kupang Ir. Obet Laha, Deputi perwakilan BI , Ketua DPRD Kab.Kupang, Kepala OJK Propinsi NTT, Kaban Pertanahan Kab. Kupang, Kepala Bapenda Kab. Ende, Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Ketua Ikatan PPAT bersama Anggota, para Asisten, Staf Ahli dan para OPD terkait, melakukan kegiatan penandatanganan MoU dan PKS Integrasi Data PBB-P2 Kab. Kupang serta Launching Pembayaran PBB-P2 Kab. Kupang melalui Mobile Banking Bank NTT.

Kaban Pertanahan Kab. Kupang menyatakan tugas dan fungsi mereka yaitu melaksanakan pelayanan dibidang pertanahan tentunya ada keterkaitan dan peran aktif sebagai PPn terkait dengan adanya penerimaan pajak.

Dengan adanya PKS ini sudah tidak ada lagi perbedaan data. Dan dengan menggunakan sistem ini kita sudah bisa saling melihat tidak ada perbedaan data dan Dispenda sudah bisa lebih mudah untuk menentukan besaran pajak bagi masyarakat Kab. Kupang.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT , dalam sambutannya mengatakan dengan dukungan penuh dari Pemkab Kupang, maka Bank NTT cabang Oelamasi dalam melaksanakan misinya dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Bank NTT secara keseluruhan.

Melalui launching ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi ini sehingga pendekatan pelayanan pembayaran PBB-P2 pada masyarakat dapat terlaksana dengan baik sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam hal melaksanakan kewajiban-kewajiban yang harus ditaati oleh masyarakat.

Sementara itu, Deputi Kepala BI Propinsi NTT mengatakan ini adalah suatu kemajuan besar, sebelumnya kita sudah lakukan SP 2 online bersama Bank NTT, dan dengan adanya transaksi secara online akan menambah PAD melalui pembuatan sertifikat oleh BPN dalam hal pembayaran PBB-P2.

Dalam kesempatan yang sama Kepala OJK Propinsi NTT mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini sehingga BPN, Pemda dan Bank NTT dapat bekerja sama memberikan pelayanan secara online kepada masyarakat.

Pada kesempatan ini juga kami titipkan Bupati Kupang sebagai pemegang saham, bagaimana sama-sama meningkatkan kapasitas pembiayaan dan juga Bank NTT diharapkan mampu bersaing untuk memberi pelayanan maksimal , tentunya di era pelayanan covid ini. Salah satu contoh produk yang hari ini dilaunching pembayaran PBB-P2 melalui M-Banking. Semoga ini bisa menginspirasi bentuk produk-produk lainnya yang berbasis digital yang memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat.

Bupati Kupang dalam sambutannya mengatakan bahwa tidak ada pilihan lain kecuali Pemda harus bekerja sama menciptakan inovasi baru, memanfaatkan potensi sumberdaya yang dimiliki, dalam rangka mendorong dan menciptakan situasi kondusif bagi tumbuh kembangnya pembangunan masyarakat di Kab. Kupang.

Lanjut Masneno, Peran pemerintah di jaman seperti ini lebih kepada bagaimana memfasilitasi masyarakat Kab. Kupang. Kekuatan fiskal daerah dalam rangka membiayai program pembangunan di Kab. Kupang sangat terbatas.

"Saya ingin menyampaikan kepada kita smua bahwa income Pemkab Kupang telah mendukung totalitas dari APBD Kab. Kupang hanya berkisar 5% sampai 6% dari total APBD yang berasal dari PAD Kab. Kupang. Pada tahun Anggaran 2020 ini total APBD kami kurang lebih skitar 1,3 triliun dan hanya 68 miliar yang berasal dari PAD. Itu artinya kekuatan pemerintah untuk melakukan inovasi-inovasi program sangat terbatas. Kami berupaya membuat inovasi baru dalam rangka menggarap potensi kekuatan PAD di Kab. Kupang".

Akhir kata, Bupati Masneno mengatakan bahwa ini dilakukan dalam rangka bagaimana meningkatkan pelayanan publik, menciptakan situasi yang kondusif , dan memberikan dorongan kepada masyarakat untuk bisa mengakses berbagai sumber daya yang dimiliki termasuk sumber daya teknologi dan perbankan.

Sumber : Humas Kab. Kupang